Rangkuman Pertemuan 1
Pengenalan Cyberpreneurship: apa itu bisnis online, bagaimana Revolusi Industri 4.0 mengubah cara kita bekerja, dan 9 nilai Kebudiluhuran.
Pengertian
Cyberpreneurship berasal dari kata cyber (internet) dan entrepreneurship (wirausaha). Artinya, kewirausahaan yang dijalankan lewat internet, atau yang sering disebut bisnis online.
Untuk memulainya, kita perlu website atau blog, akun Google, dan media sosial.
Bentuk bisnis online
Menjual barang
Bisa lewat toko online buatan sendiri (butuh HTML, CSS, JavaScript, PHP, dan database, contohnya Bhinneka), lewat CMS seperti WordPress + WooCommerce, PrestaShop, OpenCart, atau Magento (butuh domain dan hosting), atau lewat marketplace seperti Tokopedia, Shopee, dan Bukalapak yang gratis dan tanpa domain. Produk digital seperti PDF dan software juga bisa dijual.
Menjual jasa
Keahlian seperti desain grafis, desain website, penerjemah, editing video, penulis artikel, dan pembuatan aplikasi bisa dijual lewat platform seperti freelancer.com dan dikerjakan secara remote.
Jual beli aset online
Website, domain, akun media sosial, atau aplikasi bisa dijual jika punya banyak pengunjung, nama unik, atau penghasilan rutin. Contoh platformnya Flippa.
Affiliate marketer
Mempromosikan produk orang lain dan mendapat komisi bila ada yang membeli lewat referensi kita. Contoh program afiliasi: Niagahoster, Amazon, Lazada, dan Blibli.
SEO dan SEM
Dua cara agar website tampil di halaman pertama Google. SEO gratis tetapi butuh waktu lama, sedangkan SEM berbayar lewat Google Ads dan hasilnya cepat.
Lainnya
Menjadi YouTuber, online tutor, menjalankan bisnis periklanan, membangun akun media sosial dengan banyak pengikut, atau membuat website ber-traffic tinggi.
Tahapan Revolusi Industri
- RI 1.0Abad ke-18. Penemuan mesin uap, kapal uap, dan kereta api.
- RI 2.0Abad ke-19. Listrik dan assembly line meningkatkan produksi.
- RI 3.0Abad ke-20. Teknologi informasi, komputer pribadi, dan komersialisasi.
- RI 4.0Sekarang. Manufaktur terhubung lewat teknologi nirkabel dan big data.
Teknologi pendorong RI 4.0
Internet of Things (IoT)
Menghubungkan perangkat sehari-hari ke internet, mulai dari kulkas, TV, lampu, sampai mobil. Dampaknya terasa di manufaktur, logistik, kesehatan, pertanian, dan otomotif.
Big Data
Data berukuran sangat besar, terstruktur maupun tidak, yang ditandai tiga hal: volume, velocity (kecepatan), dan variety (ragam). Membantu bisnis mengambil keputusan lebih baik.
Artificial Intelligence
Teknologi yang membuat mesin punya kecerdasan mirip manusia. Makin banyak data yang diterima, prediksinya makin baik.
Cloud Computing
Internet dipakai sebagai pusat penyimpanan data dan aplikasi, sehingga program bisa dijalankan tanpa instalasi software.
Additive Manufacturing
Percetakan 3D yang mewujudkan desain digital menjadi produk fisik dengan bentuk dan ukuran yang sama.
Dampak, manfaat, dan tantangan
Dampak
Tenaga manusia banyak digantikan mesin, misalnya penjaga tol, teller bank, dan kasir tiket. Pola hidup berubah: belanja, transaksi, kuliah, bekerja, dan rapat bisa dilakukan tanpa keluar rumah. Di sisi lain, pabrik dan mesin menambah polusi dan limbah.
Tiga manfaat platform digital
- Inovasi: model bisnis baru dan persaingan sehat.
- Inklusivitas: layanan menjangkau daerah yang jauh dari kota besar.
- Efisiensi: manufaktur dan pemasaran jadi lebih hemat.
Tiga tantangan platform digital
- Masalah kendali: perilaku publik berubah, misalnya toko ritel kalah oleh belanja online.
- Ketidaksetaraan: ancaman kehilangan pekerjaan, jadi masyarakat perlu menyiapkan skill baru.
- Kompetisi: platform yang memonopoli bisa menghilangkan pilihan pengguna.
Manfaat dan tantangan di atas disampaikan oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution.
9 nilai Kebudiluhuran
Sabar mensyukuri
Menerima dengan ikhlas kesenangan maupun kesedihan, tidak mudah marah, dan tidak mengeluh.
Cinta kasih
Peduli pada sesama manusia, hewan, tumbuhan, dan lingkungan, serta mampu memahami perasaan orang lain.
Suka menolong
Meringankan beban orang lain, peka kapan orang butuh bantuan, dan melayani tanpa diminta.
Jujur
Menyatakan sesuatu apa adanya, tidak berpura-pura, dan tidak mengambil hak orang lain.
Tanggung jawab
Taat aturan, menjalankan tugas sesuai fungsi, menepati janji, dan mengemban amanah.
Rendah hati
Tidak menonjolkan diri, mengakui kelebihan orang lain dan kekurangan diri sendiri.
Toleransi
Menghargai perbedaan suku, ras, agama, dan kelompok, serta tidak memaksakan kehendak.
Kerjasama
Menyatukan kekuatan untuk tujuan bersama, saling membantu, dan berpikir fleksibel.
Sopan santun
Berperilaku sesuai norma setempat, menghormati yang lebih tua, menyayangi yang lebih muda, dan membiasakan kata maaf, tolong, dan terima kasih.
Kesimpulan
Internet membuka banyak peluang usaha, dari menjual produk dan jasa sampai afiliasi dan iklan. Revolusi Industri 4.0 mengurangi kebutuhan tenaga manusia, jadi kita perlu terus mengasah skill. Nilai Kebudiluhuran harus tetap diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.